Indigo band adalah sebuah mimpi yang menjadi sebuah kenyataan, mimpiku untuk mempunyai sebuah Band top 40 yang dikenal banyak orang. Walaupun hanya dikenal di tingkat lokal saja tapi untuk mewujudkan hal itu butuh usaha yang cukup keras.
Indigo Band terbentuk pada pertengahan tahun 2004 dari sekumpulan anak festival dari berbagai aliran musik, tetapi punya satu pemikiran untuk mencoba sebuah aliran yang sedang trend dan hits dikalangan komunitas muda Semarang. Indigo Band mencoba menggarap sebuah satu aliran Top 40 dan R n'B yang cenderung ke musik All Round dengan harapan dapat mengikuti jejak band band pendahulu yang sukses membawakan aliran ini khususnya di Semarang. Di samping itu kami juga terus berusaha untuk memberikan personalisasi yang akan kami jadikan sebagai pencirian bagi Indigo Band dengan menyajikan warna lain yang menurut hemat kami hanya dimiliki oleh band kami.
Nama Indigo band sendiri di ambil dari salah satu spektrum warna, dengan filosofi bahwa Indigo Band dapat semakin memperindah warna - warna band-band yang ada sekarang. Sedangkan Indigo yang berarti nila di artikan sebagai kedalaman sebuah warna yang menunjukkan komitmen masing-masing personel untuk bermusik secara sungguh-sungguh, bukan sebatas penyaluran hobi.
Karena komitmen yang tinggi itu bisa mewujudkan mimpi kami untuk bisa bermain di café café terkenal di semarang seperti Casanova Pub & Lounge, Ventura Café, Astro Café, Alamanda Café, Spinx Café rata rata kami menjadi home band cafe .
Di Tempat hiburan Wonderia pun Indigo juga pernah mengisi disana.
Dengan dukungan Para Event Organizer kami pun dapat kesempatan bermain evet live seperti LA Lights Tenda Enjoy, Sundae Class Prambors, Exhibition Car M
odified Contes 2006, Guest Star Festival musik Kendal, Refresh And Enjoy Party Di Unisbank, Extravaganza Exhibition di Plaza Simpang 5 dan masih banyak lagi.
Setelah kami 2 tahun menjalin kekompakan antar personel akhirnya kendala pun datang banyak personel yang kehilangan keloyalitasannya hanya karena dapat tawaran bergabung dari band yang lebih besar/terkenal, kesibukan yang tak beralasan, dan banyak kesalah pahaman. Akhirnya pada Mei 2006 personil Indigo band memutuskan untuk fakum dan akhirnya Indigo band dinyatakan bubar.
Mungkin bukan akhir yang menyenangkan terutama buat aku yang telah mati-matian membuat indigo menjadi besar, sangat..sangat disayangkan. Yah .. mungkin tinggal kenangan saja, kenangan indah dalam hidupku yang takkan pernah aku lupakan. Indigo selalu ada dihati.
Buat temen temen di bloger yang baca ini saya hanya berpesan “raihlah impianmu walupun sulit untuk digapai, raihlah dengan usaha yang keras, pantang menyerah, dan komitmen yang tinggi, pasti kamu akan mampu untuk meraihnya. Dan ketika kamu berhasil untuk meraihnya jangan kau sia-siakan”.


2 comments:
Thanks 4 Praba
Berkat Blog ini, Indigo Band jadi punya kenangan
ini okeehhh sekali vroohh..jadi inget masa dulu guahh...hahaha
Post a Comment