Sunday, April 8, 2007

Mastering Computer Graphics

Design Grafis jika diartikan mendalam mempunyai arti : Design punya arti menciptakan karena pada intinya design adalah menciptakan sesuatu dari ide ide yang ada pada kepala kita melalui berbagai proses seperti perencanaan, pengaturan, dan pengaturan elemen grafis. Dalam design grafis elemen elemen grafisnya berupa gambar, tulisan, garis dan warna.

Kebanyakan orang merasa bingung sewaktu melakukan sebuah proses desain ketika melakukan sebuah proses desain ketika dihadapkan dengan banyaknya elemen yang harus diatur dan juga oleh banyaknya variasi yang ditawarkan.

Mungkin ini sekedar untuk mengetahui step step untuk membantu dalam proses mendesain. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika anda ingin serius terjun di bidang desain grafis.


ABOUT DESIGNING;


STEP 01.Mengetahui Jenis Desain Yang Akan Dibuat.

Yang dimaksud dengan mengetahui jenis desain adalah bisa membayangkan cara pengaturan obyek obyek untuk sebuah desain sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi desain tersebut.

Misal, ketika kita diminta membuat sebuah cover majalah , kita sudah harus bisa membayangkan desain sebuah cover majalah , bukannya desain sebuah brosur atau poster, bukan?.


STEP 02.Mengetahui macam obyek yang digunakan.

Setelah mengetahui jenis desain yang akan dibuat , kita juga harus mengetahui apa saja objek objek grafis yang akan dipasang / digunakan pada sebuah desain.

Misal, kembali ke soal cover majalah yang telah disinggung pada langkah sebelumnya. – apa saja objek objek yang biasanya terdapat dalam sebuah cover?

  • Judul majalah tersebut

  • Illustrasi utama

  • Illustrasi penghias

  • Judul artikel yang akan ditonjolkan

  • Tanggal terbit dan daftar harga

  • Obyek lain yang diminta oleh klien

Mengetahui apa saja obyek obyek grafis yang akan dipakai mempermudah perhitungan bentuk akhir desain kita.


Step 03. Menentukan kesan dan gaya tampilan desain.

Setelah menjalankan dua langkah sebelumnya, yang harus dilakukan berikutnya adalah memikirkan kesan dan gaya tampilan yang akan dipakai untuk sebuah desain.

Apakah yang dipakai akan terlihat funky? Elegant? Resmi? Pop?, Bagaimana dengan kesan yang ingin ditonjolkan ? apakah ceria, sendu, bersemangat, atau sportif? Kesan dan gaya desain biasanya bisa kita tentukan berdasarkan deskrisi deskripsi yang diberikan oleh klien.

Misal, cover majalah yang diminta berasal dari sebuah majalah gadis remaja dengan tema saat itu happy valentine untuk terbitan edisi tersebut. Maka gaya tampilan yang kita buat mestinya tidak jauh dari pop, funky atau trendy dengan kesan keceriaan yang romantis.

Kesan atau gaya tampilan sebuah desin biasanya muncul dari warna warna yang dipakai, jenis huruf, dan gaya pengaturan obyek yang kita gunakan. Juga, sebagian besar kesan yang ingin ditampilkan akan muncul dari gambar illustrasi yang dipakai.

Inilah langkah yang paling sulit waktu mendesain, trendy seperti apa sih?, membuat sebuah layout tampilan yang elegant? Makanya kita harus mempunyai banyak referensi untuk bisa menentukkan kesan dan gaya tampilan sebuah desain.


STEP 04. Membuat skesta kasar desain

Bila ketiga langkah sebelumnya merupakan langkah langkah yang lebih banyak dijalankan dalam pikiran kita , maka pada langkah ke 4 lah yang paling baik dilakukan adalah menampung berbagai macam ide yang muncul ke dealam skesta skesta kasar dari sebuah desain yang akan dibuat

Pada langkah ini kita bias menentukan kesan dan gaya tampilan desain yang akan ditonjolkan, menemukan besar ukuran yang ingin dipakai untuk setiap objek yang ada, mencoba berbagai macam kemungkinan variasi desain secara garis besar, dan yang paling penting menentukan fokus dari hal hal yang ingin disampaikan.

Tips : Cobalah untuk membuat sketsa maksimum sebanyak 4 buah dan juga membatasi ide ide yang muncul agar pikiran tetap fokus pada tujuan uatama yang akan disampaikan.

Hal yang paling penting dalam sebuah desain adalah bisa mengkomunikasikan dengan jelas isi/ ide ide yang ingin disampaikan kepada pihak penerima..


STEP 05. Mulailah bekerja

Saatnya untuk mewujudkan keempat langkah terdahulu menjadi sebuah desain yang wah dan keren. Pada saat ini , tidak ada lagi yang perlu dipikirkan kecuali bekerja, bekerja dan bekerja . Meski terdapat beberapa tips yang bisa berguna dalam proses pembuatan.

  1. Sederhana.

Keep it simple kadang kita tidak bisa menahan diri untuk memakai font yang unik dan keren . kadang juga kita ingin mencoba hal baru dalam pengaturan objek. Semua hal tersebut tidak menjadi masalah bila bisa membantu menciptakan kesan dan gaya tampilan yang diinginkan, tetapi bila tidak malah kita sibuk mencari font2 yang pas padahal begitu banyaknya atau terlalu lama mengutak atik objek atau efek2 yang pas di software grafik buat pengaturan obyek. Alhasil kita jadi pusing dan membuang waktu yang berharga.

Selalu ingatkan pada diri sendiri bahwa hal yang paling penting adalah agar isi / ide ide yang terdapat pada desain kita bisa diterima dengan jelas dan mudah oleh pihak lainya; keren dan funky adalah masalah no dua.

Mengatur obyek obyek grafis yang ada agar tampak rapi dan teratur , dan juga mengusahakan agar setiap obyek bisa tampak jelas juga mempunyai peran penting dalam usaha kita untuk mengkomunikasikan isi / ide ide yang terdapat dalam desain kita. Cobalah berbagai cara berikut :

    • Membatasi jumlah font yang digunakan dalam sebuah desain.

    • Mengusahakan agar jenis font yang dipakai paling tidak mempu nyai gaya yang serupa satu sama lainnya.

    • Membatasi penggunaan warna yang dipakai sebatas masih berada dalam lingkup warna yang setara ( merah muda>merah>merah tua> ungu super tua dsb)

    • Tidak menggunakan warna warna kontras lebuih dari dua atau tiga.

    • Sedapat mungkin mengatur obyek obyek yang ada agar terlihat rapi dan teratur. (rata kanan / kiri / atas / bawah).


  1. Bersiap menerima perubahan

Ready for changes .Pada saat proses pengerjaan, besar sekali kemungkinan terjadinya perubahan perubahan yang menyolok dari hasil sketsa kasar sampai pada bentuk akhir yang kita buat.

Perubahan perubahan tersaebut takkan menjadi suatu hal yang buruk selama dilakukan dengan maksud untuk menaikkan kualitas karya kita , atau merupakan pengembangan dari ide ide yang berasal dari sketsa kasar.

Bila kita bekerja berdasarkan sketsa kasar dari klien / atasan, kita harus selalu siap mendiskusikan perubahan yang kita buat dengan mereka. Hal ini takkan menjadi masalah yang terlalu berati jika kita diberi kepercayaan penuh untuk menciptakan sebauah desain dari awal sampai akhir.

Hasil yang tampil di layar komputer takkan menampilkan kesan yang sama seperti sebuah cetakan, makanya perasaan kita akan benar benar “bermain” pada saat menciptakan sebuah desain”.


  1. Evaluasi

Review your awn work, salah satu kemudahan yang kita dapat sewaktu menggunakan komputer dalam mendesain adalah kecepatan.

Dulu dimasa lampau membutuhkan waktu 2 sampai 3 hari untuk menciptakan halaman penuh gambar dan teks, sekarang tidak lebih 3 jam bagi mereka yang ahli.

Satu cara yang baik untuk menggunakan sisa waktu yang kita dapatkan adalah dengan me-review ulanmg hasil karya kita dengan cara menanyakan hal hal berikut pada diri sendiri:

  • Apakah desain yang kita ciptakan sesuai dengan tujuannya?

  • Apakah tampilan desain ini tampak lebih enak dilihat?

  • Apakah ada hal lainya yang bisa saya tambahkan / kurangi agar hasilnya lebih bagus?

  • Bagaimana pendapat orang lain bila mereka melihat hasiol karya kita?

  • Apakah saya suka dengan hasil desain saya ini?

Cara lainya untuk me-review ulang adalah menanyakan pendapat orang lain atas hasil karya kita, atau dengan membandingkan karya tersebut dengan karya desain lainnya yang sejenis. Atau langkah terakhir ini malahan bisa membantu banyak untuk mengembangkan desain kita.


  1. Istirahat.

Kadang kita tidak sreg dengan hasil karya yang telah kita buat, secara garis besar hasilnya sudah cukup memuaskan- tetapi rasanya ada hal yang tak beres. Celakanya kita tidak tahu letak ketidakberesan tersebut.

Kalau sudah begini mendingan kita layangkan sebentar pandangan kita ke hal yang lain atau istirahatlah selama 15 menit. Biasanya penilaian kita akan berubah ketika me-review kembali karya tersebut.setelah beristirahat Aatu tanyakan dengan orang lain yang cocok dengan kita siapa tau mereka mengasih masukan masukan yang berati.

Usahakan istirahat dulu tenangkan pikiran, karena jika pikiran tegang biasanya ide ide atau gagasan seputar desain seperti hilang begitu saja di kepala kita.


  1. Nikmatilah

Enjoy be your self Tidak ada yang jauh lebih penting sewaktu mendesain selain menyukai pekerjaan kita secara apa adanya. Bisa menikmati dan melewati tantangan yang muncul adalah hal yang paling menyenangkan!


Semoga tips dari saya bermanfaat dan bisa menjadi acuan untuk bagaimana menentukan langkah langkah awal dalam mendesain di desain grafis. “Selamat mencoba”.

(Freedomland .sumber .Mr Tatsu Maki,” mastering Computer Graphic”,)


No comments: